BITUNG, jeberita com, Senin, 22 Desember 2025.
Di bawah terang kasih Natal, Kota Bitung menjadi ruang perjumpaan iman, persaudaraan, dan negara. Ribuan jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) se-Kota Bitung memadati GOR Dua Sudara, Senin (22/12/2025), mengikuti Ibadah dan Konser Natal Yesus Kristus Terpadu Tahun 2025 yang berlangsung aman, tertib, dan penuh sukacita.

Di balik kemeriahan pujian dan lantunan lagu Natal, aparat keamanan berdiri siaga. Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., memastikan setiap langkah pengamanan berjalan presisi dan humanis, terlebih dengan kehadiran Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.
Pengamanan berlapis diterapkan sejak tahap persiapan hingga kegiatan usai. Titik-titik strategis dijaga, jalur kedatangan dan kepulangan Wakil Presiden diamankan, sementara arus lalu lintas direkayasa agar denyut kehidupan kota tetap berjalan normal.
“Natal adalah momentum damai. Tugas kami memastikan damai itu terasa, aman itu nyata, dan kebersamaan dapat dirayakan tanpa rasa khawatir,” ujar AKBP Albert Zai.
Kehadiran Wapres Gibran didampingi Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Langi, serta jajaran Forkopimda Sulawesi Utara dan Kota Bitung, menegaskan kuatnya sinergi negara dalam merawat kerukunan.
Dalam sambutannya, Wapres Gibran menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatannya karena lebih dahulu meninjau pengungsi bencana di Tapanuli Utara. Ia juga menitipkan salam Natal dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada seluruh jemaat dan masyarakat Kota Bitung.
Usai ibadah dan konser, Wapres membagikan bingkisan Natal kepada anak-anak jemaat, sebuah simbol sederhana, namun sarat makna tentang kehadiran negara yang menyapa dengan empati.
Kapolres Bitung pun menyampaikan apresiasi kepada jemaat dan masyarakat yang dengan penuh kesadaran menjaga ketertiban sepanjang kegiatan.
“Ketertiban ini lahir dari kedewasaan, toleransi, dan cinta akan kedamaian. Inilah wajah sejati Kota Bitung,” tuturnya.
Di penghujung acara, ketika gema pujian mereda dan jemaat kembali ke rumah masing-masing, satu pesan menguat: Natal di Bitung bukan sekadar perayaan, tetapi pernyataan bahwa damai dapat dijaga, dirawat, dan diwujudkan bersama.
Polres Bitung berkomitmen terus meningkatkan kesiapsiagaan demi memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 berlangsung aman, damai, dan penuh harapan..(Oby)





























