JAKARTA — jeberita.com, Rabu, 04 November 2025.
Sebuah langkah strategis kembali ditorehkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) resmi menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) aset daerah kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dalam kunjungannya ke Kantor Pusat OJK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (5/11/2025).
Aset yang dihibahkan berupa tanah dan bangunan di Jalan Diponegoro, Kecamatan Wenang, Kota Manado, yang akan digunakan untuk menunjang operasional Kantor OJK Sulawesi Utara.
Gubernur YSK disambut hangat oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, beserta jajaran anggota, deputi komisioner, dan Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, Robert H.P. Sianipar.
Dalam sambutannya, Gubernur YSK menegaskan bahwa hibah ini bukan sekadar urusan administrasi, tetapi komitmen konkret membangun fondasi keuangan daerah yang kuat, sehat, dan inklusif.
“Penandatanganan dokumen hibah ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi merupakan wujud nyata sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan OJK dalam memperkuat kelembagaan serta pelayanan publik di daerah,” ujar Gubernur YSK.
Menurutnya, OJK merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, melindungi kepentingan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui perluasan akses dan literasi keuangan.
“Pemerintah Provinsi Sulut akan selalu memberikan dukungan penuh kepada mitra pembangunan yang memiliki visi sama dalam memajukan daerah,” tegasnya.
Hibah ini dilandasi oleh Surat Ketua Dewan Komisioner OJK Nomor S-58/D.01/2025 tanggal 5 Juni 2025 tentang permohonan hibah aset untuk operasional kantor OJK Sulut, yang kemudian ditindaklanjuti melalui Keputusan Gubernur Sulut Nomor 290 Tahun 2025 tanggal 25 September 2025.
Gubernur YSK menekankan bahwa seluruh pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi yang berlaku.
“Kami memastikan setiap aset daerah dikelola dengan penuh tanggung jawab. Hibah ini kami yakini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Sulut, terutama dalam memperkuat inklusi keuangan hingga ke pelosok,” ucapnya.
Ia pun berharap, kantor OJK yang baru akan menjadi pusat lahirnya inovasi kebijakan dan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat fondasi ekonomi Sulawesi Utara.
“Semoga dari ruang ini, lahir ide-ide besar yang mampu mempercepat transformasi ekonomi Sulawesi Utara menuju daerah yang maju, adil, dan sejahtera,” tutur YSK menutup sambutannya.
Dalam agenda tersebut, Gubernur YSK turut didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Dr. Fransiscus Manumpil, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Denny Mangala, Kepala BKAD Clay Dondokambey, SSTP, MAP, Kepala Dinas ESDM Drs. Fransiskus Maindoka, serta sejumlah Staf Khusus Gubernur.. (oby)





























