Jakarta — Jeberita.com, Sabtu, Sabtu, 08 November 2025.
Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja Indonesia. Melalui program “10.000 Hunian untuk Pekerja”, yang digagas oleh Kementerian Koperasi dan UKM bersama BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah menghadirkan solusi nyata untuk membantu para pekerja memiliki tempat tinggal yang layak, nyaman, dan terjangkau di dekat lokasi kerja mereka.
Program ini merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menegaskan bahwa kesejahteraan pekerja adalah salah satu kunci utama produktivitas dan kemajuan bangsa.
Banyak pekerja di kota-kota besar seperti Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah harus menghabiskan waktu berjam-jam di perjalanan setiap hari menuju tempat kerja. Data dari Kementerian Perhubungan dan BPS menunjukkan, biaya transportasi pekerja mencapai rata-rata 12,46% dari pengeluaran bulanan, jauh di atas batas ideal Bank Dunia sebesar 10%. Kondisi ini tidak hanya membebani keuangan, tetapi juga mengurangi waktu istirahat dan menurunkan produktivitas pekerja.
Melalui Griya Pekerja, pemerintah menghadirkan hunian terjangkau yang berlokasi strategis di kawasan industri dan padat pekerja seperti Muka Kuning, Kabil, Bumi Lancang Kuning, dan Jababeka. Hunian ini tidak hanya menawarkan tempat tinggal yang dekat dengan tempat kerja, tetapi juga menjadi solusi untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja akibat perjalanan panjang dan melelahkan.
Program ini disiapkan dengan skema sewa yang sangat terjangkau, mulai dari Rp200.000 per orang, lengkap dengan fasilitas memadai dan akses transportasi yang mudah. Pemerintah menargetkan lebih dari 10.000 pekerja akan menghuni Griya Pekerja hingga tahun 2029.
“Setiap pekerja berhak hidup layak tanpa harus mengorbankan separuh harinya di jalan. Dengan hunian yang lebih dekat, pekerja bisa menekan pengeluaran dan menjadi lebih produktif,” tegas Menko PM A. Muhaimin Iskandar dalam keterangannya.
Program hunian ini tidak hanya sekadar tempat tinggal sementara, tetapi juga menjadi strategi nasional untuk menekan biaya transportasi, menurunkan risiko kecelakaan kerja, serta meningkatkan kualitas hidup pekerja dan keluarganya.
Inisiatif ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, dan sektor industri dalam mewujudkan ekosistem kerja yang berkeadilan dan berkelanjutan.
“Kesejahteraan pekerja adalah kunci produktivitas bangsa. Dengan kehidupan yang lebih layak, pekerja akan lebih semangat, lebih sehat, dan lebih produktif dalam membangun Indonesia,” pungkas pernyataan resmi dari Kantor Staf Presiden.
Program “10.000 Hunian untuk Pekerja” menjadi simbol komitmen pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera, berdaya saing, dan berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat pekerja..(Oby)





























