MANADO — jeberita.com, Sabtu, 08 November 2025.
Euforia sepak bola Sulawesi Utara kembali menggeliat. Klub legendaris Persma 1960 resmi menandai langkah besar menuju kebangkitannya. Sabtu (8/11/2025), manajemen Persma menggelar pertemuan bersama para fans dan supporter yang tergabung dalam Persma Fans Club (PFC) di sebuah kafe di pusat Kota Manado.
Pertemuan hangat ini menjadi awal konsolidasi publik jelang launching resmi Persma 1960 yang dijadwalkan berlangsung Rabu, 12 November 2025, di Stadion Klabat.
Dalam momentum bersejarah itu, Persma akan mempersembahkan Friendly Match spektakuler antara Persma All Star dan Persija Legend, laga nostalgia yang diyakini bakal menyedot ribuan penonton.
“Ini bukan sekadar pertandingan, ini simbol kebangkitan jati diri sepak bola Sulut,” ujar Christian Yokung, pengurus Persma 1960.
Menurut Yokung, launching ini menjadi ajang branding dan pemantapan visi besar Persma 1960 sebagai klub profesional yang siap bersaing di kancah nasional. Ia menyebut, dua hari sebelum laga, tim akan menggelar konsolidasi penuh bersama para fans dan pengurus.
“Semua supporter termasuk PFC sudah bergerak bersama. Doakan, kantor Persma segera beroperasi, dan mess pemain sudah kami siapkan. Pelatih juga segera standby di bawah koordinasi Ismet Sofian,” terang Yokung.
Setelah acara launching, manajemen akan membuka proses rekrutmen pemain untuk membangun skuad tangguh.
“Pendukung silakan dukung sepenuh hati, tapi urusan pemain dan teknis biar manajemen yang tangani. Target Persma jelas: menjadi pemenang di tingkat nasional,” tegasnya.
Yokung juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), yang dinilai memiliki perhatian besar terhadap kebangkitan olahraga daerah, khususnya sepak bola.
“Sejak era Pak Mangindaan, baru kali ini ada pemimpin daerah yang benar-benar konsen pada olahraga dan sejarah panjang Persma 1960. Ini momentum emas bagi masyarakat Sulut untuk mendukung klub kebanggaan sendiri,” katanya.
Sementara itu, Hengky Rumengan, pengurus Persma Fans Club (PFC), menyampaikan rasa haru sekaligus optimisme.
“Persma 1960 adalah kebanggaan lama yang kini hidup lagi. Kami berharap klub ini dikelola profesional dan modern. Kami percaya manajemen sekarang kuat, apalagi ada nama besar seperti Ismet Sofian di dalamnya. Ayo, semua supporter, datang dan ramaikan launching nanti!” ujarnya penuh semangat.
Dengan dukungan pemerintah daerah, manajemen solid, dan antusiasme masyarakat, kebangkitan Persma 1960 menjadi sinyal kembalinya identitas sepak bola Manado yang sempat lama tertidur.
Launching Persma 1960 dipastikan akan menjadi salah satu momen paling bersejarah dalam dunia olahraga Sulawesi Utara, bukan hanya tentang klub, tetapi tentang kebanggaan dan cinta daerah yang menyatu di lapangan hijau.. (oby)





























