Gianyar, Bali — jeBerita.com, Kamis, 13 November 2025.
Pemerintah Kabupaten Minahasa memberikan apresiasi luar biasa kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Minahasa Tahun 2025 dengan melaksanakan Studi Kebangsaan ke Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali.
Rombongan diterima langsung oleh Bupati Gianyar, I Made Agus Mahayastra, Kamis (13/11/2025), di Kantor Bupati Gianyar.
Kegiatan ini menjadi bentuk penghargaan dan kebanggaan dari Bupati Minahasa DR. (H.C.) Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., dan Wakil Bupati Dr. (H.C.) Vanda Sarundajang, S.E., M.Si., kepada para anggota Paskibraka Minahasa yang telah menunjukkan dedikasi, kedisiplinan, dan semangat nasionalisme tinggi dalam menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Tondano, Agustus lalu.
Melalui Studi Kebangsaan ini, para anggota Paskibraka tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga pembelajaran langsung tentang nilai-nilai kebangsaan, kepemimpinan, kedisiplinan, serta wawasan kebudayaan dan pariwisata nasional.
Kabupaten Gianyar dipilih sebagai lokasi studi karena dikenal sebagai daerah yang mampu mengharmonikan pelestarian budaya, kemajuan pariwisata, dan pembangunan karakter generasi muda.
Dalam sambutannya, Bupati Minahasa Robby Dondokambey menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah pembentukan karakter generasi penerus bangsa.
“Kami ingin anak-anak Paskibraka Minahasa tumbuh menjadi duta kebangsaan sejati. Tidak hanya berdisiplin saat upacara, tetapi juga menjadi pelopor semangat nasionalisme, teladan moral, dan inspirasi di lingkungan mereka masing-masing,” ujar Bupati Dondokambey.
“Melalui studi kebangsaan ini, mereka belajar langsung arti cinta tanah air dari masyarakat Bali yang menjaga nilai-nilai budaya di tengah kemajuan zaman.”
Sementara itu, Wakil Bupati Minahasa, Dr. (H.C.) Vanda Sarundajang, menuturkan bahwa Gianyar dipilih sebagai tujuan karena daerah ini mencerminkan semangat pelestarian dan pembangunan yang seimbang, sesuatu yang ingin ditanamkan kepada generasi muda Minahasa.
“Gianyar adalah contoh nyata daerah yang berhasil menjaga tradisi sekaligus maju dalam pariwisata. Kami ingin Paskibraka Minahasa belajar dari semangat itu: bahwa kemajuan harus tetap berakar pada nilai dan budaya,” ungkap Wabup yang akrab disapa VaSung.
Selain kunjungan resmi ke Pemerintah Kabupaten Gianyar, rombongan juga akan melaksanakan sejumlah agenda inspiratif, seperti:
- Kunjungan edukatif ke destinasi budaya dan sejarah Gianyar,
- Dialog kebangsaan bersama tokoh muda Bali,
- Dan kegiatan pengenalan budaya Nusantara yang memperkuat semangat “Bhinneka Tunggal Ika” di kalangan peserta.
Kepala Badan Kesbangpol Minahasa, Janni Moniung, yang turut mendampingi rombongan bersama Sekretaris Kesbang Denny Kojansow, Kabag Protokol Shanti Lengkong, Kabag Umum Denny Mangundap, serta pelatih dan pembina Paskibraka, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis pembinaan karakter generasi muda Minahasa.
“Paskibraka bukan sekadar barisan pengibar bendera. Mereka adalah simbol kebanggaan dan masa depan bangsa. Karena itu, pembinaan berkelanjutan seperti ini menjadi investasi penting bagi Minahasa yang maju dan berkarakter,” jelas Moniung.
Dengan semangat persatuan dan cinta tanah air, Studi Kebangsaan Paskibraka Minahasa 2025 di Gianyar Bali ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga sebagai anak bangsa, memperkuat jati diri, serta melahirkan generasi muda Minahasa yang tangguh, berbudaya, dan siap membawa nama daerah di kancah nasional.. (Oby)





























