MANADO, jeberita.com, Sabtu, 06 Desember 2025.
Hembusan perubahan semakin terasa di dunia olahraga Kota Manado. Dari berbagai sudut kota hingga lingkaran para tokoh olahraga, nama Calvin Castro kini menggema sebagai sosok muda pembaharu yang diyakini mampu membawa KONI Manado menuju era kebangkitan baru.
Dari Presdir Persma 1960 sekaligus Sek DPD Gerindra Sulut, “Harvani Boki”, dan Staf Khusus bidang olahraga, “Christian Yokung”, suara dukungan lantang disampaikan. Kedua menilai Castro bukan sekadar figur muda, melainkan representasi dari energi segar yang dibutuhkan olahraga Manado hari ini.
“Olahraga membutuhkan karakter baru, disiplin, etika, kerja tim, dan mental juara. Calvin Castro memiliki itu. Castro bukan hanya memimpin, tetapi membangun ekosistem yang sehat bagi atlet dan pelatih,” tegas Boki.
Tak hanya itu, “Yokung” melihat bahwa perubahan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Untuk itu, ia menilai Castro hadir dengan gagasan yang sejalan dengan tuntutan zaman: kolaboratif, progresif, dan berorientasi pada prestasi.
Dukungan serupa datang dari Drs. Ferdinand E.M. Mewengkang, MM, Bidang Pemerintah dan Pengembangan SDM/Koordinator Staf Khusus dan Recky Langie, Stafsus Gubernur Sulut, menyebut bahwa Castro membawa harapan baru bagi cabang-cabang olahraga yang membutuhkan sentuhan pembinaan yang kuat dan berkelanjutan.
Stafsus Gubernur “Recky Langie” menambahkan Kota Manado butuh pemimpin yang mampu membangkitkan semangat atlet berbakat dan mempersiapkan mereka menjadi kebanggaan daerah. Calvin Castro memiliki integritas dan kapasitas itu, ujar Recky.
Sementara itu, Wakil Ketua Korda Manado KIN-RI, “Maikel Pusung” dan “Marco Maramis” Komite BSG, menilai bahwa Castro merupakan figur yang tepat untuk membawa KONI Manado menembus batas-batas lama menuju tata kelola yang lebih modern.
“Sudah waktunya KONI dipimpin oleh sosok dengan ide visioner dan kemampuan manajerial yang matang. Calvin Castro adalah jawaban dari kebutuhan itu,” ungkap Pusung.
Marco Maramis juga menyoroti masih banyaknya potensi atlet yang belum digarap secara maksimal akibat minimnya kepemimpinan progresif. Menurutnya, Castro mampu menerjemahkan arah pembinaan olahraga yang sejalan dengan visi besar Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dalam menempatkan Sulut di panggung nasional hingga internasional.
Seiring menguatnya dukungan, gelombang aspirasi ini seakan menjadi penanda bahwa pencalonan Calvin Castro bukan sekadar dinamika organisasi semata. Ini adalah gerakan moral yang lahir dari harapan berbagai pemangku kepentingan olahraga di Kota Manado.
Dengan visi yang tajam, energi muda yang kuat, serta pendekatan kolaboratif yang humanis, Castro diyakini mampu membawa KONI Manado menuju pengelolaan yang lebih modern, transparan, dan kompetitif.
Di tengah derasnya dukungan ini, satu pesan Berty Togas, Komite BSG mengemukakan,
”Manado membutuhkan pemimpin olahraga yang bukan hanya bekerja, tetapi menginspirasi.
Dan banyak yang percaya, Calvin Castro adalah sosok yang siap mengangkat prestasi olahraga Manado ke level yang lebih tinggi”.
Salam Satu Komando – Petarung





























