Manado, jeberita com, Senin, 22 Desember 2025.
Di bawah langit biru Bumi Nyiur Melambai, pesawat negara menyentuh landasan dengan tenang, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, resmi tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, membuka lembaran kunjungan kerja di tanah Sulawesi Utara.
Bukan sekadar kedatangan pejabat negara, namun hadirnya pesan:
bahwa pusat dan daerah berjalan seirama, bahwa Sulut tetap menjadi bagian penting dari denyut pembangunan Indonesia.
Di ujung landasan, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK)
bersama jajaran Forkopimda telah menanti. Senyum, salam, dan sikap hormat bertemu dalam prosesi penyambutan yang khidmat dikawal ketat personel gabungan TNI dan Polri,
menegaskan pentingnya kunjungan kenegaraan ini.
Seremonial berlangsung singkat,
namun maknanya panjang.
Dari bandara, Wapres melanjutkan perjalanan menuju penginapan,
menyusuri jalanan Manado yang menyambut ramah, memberi ruang bagi sang Wapres menyaksikan sekilas wajah kota yang tumbuh di antara laut dan perbukitan.
Agenda kunjungan pun tak ringan,
Puncaknya, Perayaan Natal Bersama Jemaat GPdI Sulawesi Utara di Kota Bitung sebuah perjumpaan iman yang melampaui seremoni, menjadi simbol kuat tentang kerukunan, toleransi, dan kebersamaan sebagai fondasi kehidupan berbangsa.
Namun Sulut bukan hanya soal perayaan.
Dalam rangkaian kunjungan ini, Wapres dijadwalkan membahas percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi maritim, serta peningkatan daya saing pariwisata tiga poros strategis
yang menjadi masa depan Sulawesi Utara.
Lebih dari itu, kunjungan ini membuka ruang dialog. Aspirasi masyarakat, suara dari akar rumput, akan didengar langsung, agar kebijakan pusat
tak sekadar turun dari atas, melainkan tumbuh dari kebutuhan lokal.
Ketika nanti Wapres Gibran meninggalkan Sulawesi Utara, ia tak hanya membawa catatan agenda, tetapi juga harapan:
bahwa Sulut terus melangkah, berkontribusi lebih besar, dan berdiri tegak dalam barisan kemajuan Indonesia.
Karena hari itu, di Bandara Sam Ratulangi, bukan hanya pesawat yang mendarat harapan pun ikut turun ke bumi.. (Oby





























