MINAHASA, jeberita.com, Kamis, 01 Januari 2026.
Denting awal tahun 2026 dibuka dari altar GMIM Moria Sasaran, Tondano. Dalam balutan ibadah syukur yang khidmat, Pendeta Winda Walalangi, M.Th. memimpin jemaat menundukkan hati, mengangkat doa, dan menata harapan untuk Minahasa yang melangkah ke masa depan dengan iman yang teguh, Kamis (1/1/2026).
Di tengah jemaat, hadir Bupati Minahasa Pnt. Robby Dondokambey bersama keluarga, didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Pnt. Martina Dondokambey-Lengkong. Kehadiran mereka bukan sekadar seremonial, melainkan pesan sunyi namun kuat: tahun baru dimulai dengan syukur, refleksi, dan ketundukan pada kehendak Tuhan.
Pendeta Winda Walalangi, yang juga menjabat Ketua BPMJ GMIM Moria Sasaran sekaligus Ketua BPMW Tondano Lima, menyampaikan pesan rohani yang mengajak jemaat dan para pemimpin daerah untuk menjadikan iman sebagai kompas dalam setiap keputusan.
Doa-doa dipanjatkan bukan hanya untuk pribadi dan keluarga, tetapi untuk arah pembangunan Minahasa sepanjang 2026.
Bagi Bupati Robby Dondokambey, memulai tahun dari rumah ibadah adalah pernyataan sikap kepemimpinan.
“Kami datang memohon hikmat Tuhan. Membangun daerah tidak hanya soal pencapaian angka, tetapi tentang ketulusan hati dalam melayani masyarakat,” ujarnya singkat usai ibadah.
Ibadah syukur ini menjadi jeda spiritual ruang hening sebelum langkah-langkah besar dimulai. Dari GMIM Moria Sasaran, Minahasa menata napas, menguatkan integritas, dan bersiap mengakselerasi program pembangunan serta pelayanan kemasyarakatan sepanjang tahun 2026.
Di awal tahun, doa menjadi fondasi. Dari mimbar, harapan disemai. Dan dari iman, Minahasa melangkah.





























