MINAHASA, jeberita.com, Kamis, 01 Januari 2016.
Tahun baru tidak datang dengan gegap gempita, melainkan dibuka dengan doa yang lirih dan iman yang teguh di Gedung Gereja Pniel Sentrum Kawangkoan, Kamis (1/1/2026).
Jemaat KGPM Pniel Kawangkoan memulai lembaran waktu dengan Ibadah Syukur, menghadirkan suasana khidmat yang sarat makna dan harapan.
Di antara jemaat yang memadati gereja, Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, hadir bersama keluarga. Tanpa sekat jabatan, ia menyatu dalam pujian dan doa, menundukkan hati sebagai ungkapan syukur atas perjalanan yang telah dilalui dan hari-hari yang akan dijalani.
Ibadah Tahun Baru dipimpin Pdt. James A. Rumagit, M.Th, Sekretaris Umum Pucuk Pimpinan Majelis Gembala KGPM. Dalam khotbahnya, ia mengajak jemaat menjadikan tahun yang baru bukan sekadar pergantian angka, melainkan ruang pembaruan iman, pengharapan yang diperkuat, serta komitmen melayani dengan kasih.
Kehadiran Wakil Bupati menjadi pesan yang berbicara lebih dari kata-kata: pemerintah dan masyarakat berjalan berdampingan, dipersatukan oleh doa dan tanggung jawab bersama. Usai ibadah, Vanda Sarundajang menyampaikan refleksi sederhana namun bermakna.
“Mengawali tahun dengan ibadah syukur adalah pengakuan iman bahwa hidup ini ada dalam penyertaan Tuhan. Kiranya kita semua dikuatkan untuk terus bekerja, melayani, dan menjaga persatuan,” ujarnya.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk terus bersinergi dengan gereja dan seluruh elemen masyarakat, membangun Minahasa yang beriman, rukun, dan sejahtera.
Dari Kawangkoan, doa pun dilepaskan ke angkasa—menjadi penanda awal tahun yang tidak hanya dimulai dengan harapan, tetapi juga tekad untuk bekerja nyata demi Minahasa yang lebih baik.. (oby)





























