Sulut, Manado, jeberita.com, Senin, 05 Januari 2025.
Pagi belum sepenuhnya terbangun
saat kabar bencana tiba di meja Gubernur Sulawesi Utara.
Tanpa jeda, tanpa menunggu waktu ramah, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, SE menggerakkan isi hati dalam langkah nyata.

Usai apel pagi, ruang rapat menjadi simpul harapan. Lintas perangkat daerah dipanggil, disatukan oleh satu tujuan:
menyelamatkan, menolong, dan memastikan tak satu pun warga terabaikan.
Logistik dikumpulkan, bantuan disiapkan,
dan kepedulian tidak berhenti di atas kertas. Dari Pelabuhan Manado,
Gubernur Sulawesi Utara bersama Ibu Anik Yulius Selvanus melepas doa sekaligus harapan melalui kapal Glory Marry yang berlayar menuju Sitaro.
Di dalam muatan kapal, tersimpan lebih dari sekadar kebutuhan dasar.
Ada perhatian pemerintah, ada kehadiran Pemerintah, ada keyakinan bahwa warga kepulauan tidak sendiri menghadapi gelombang cobaan. TNI dan Polri pun berdiri sebaris, menguatkan barisan kemanusiaan.
Sinergi lintas sektor menjadi tenaga tambahan agar penanganan darurat berjalan cepat, agar luka bisa segera dipulihkan, agar beban rakyat terasa lebih ringan.
Dari Manado, Gubernur Sulawesi Utara menitipkan harap:
semoga bantuan ini menjadi penopang di masa sulit, dan semoga doa seluruh masyarakat menjadi selimut kekuatan
bagi keluarga-keluarga terdampak bencana di Sitaro.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menegaskan kembali:
akan terus hadir, akan terus bergerak cepat, dan akan memastikan setiap warga
mendapat perlindungan serta dukungan
di tengah situasi darurat.
Karena dalam iman dan kemanusiaan kita percaya:
”Tuhan pasti memampukan, menguatkan,
dan melindungi kita semua”… (Oby)





























