MANADO, jeberita.com, Kamis,15 Januari 2026.
Di ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulawesi Utara, tempat nilai kebersamaan diwariskan lintas generasi,
sebuah babak baru ekonomi kerakyatan resmi dimulai..Kamis, 15 Januari 2026,
Wakil Gubernur Sulawesi Utara secara resmi mengukuhkan dan melantik Pengurus DPP Provinsi serta Pengurus Koperasi Pemasaran PUSKONERA pada 15 Kabupaten/Kota se-Sulut.

Ada sekitar 600 personil pengurus, KSB, Kecamatan, Kelurahan dan Desa yang hadir, bukan sekadar memenuhi ruangan,
tetapi membawa harapan bahwa koperasi bukan masa lalu, melainkan masa depan ekonomi daerah.
Di bawah panji PUSKONERA Sulut,
semangat nelayan, petani, pelaku UMKM, dan pelaku usaha rakyat dipersatukan dalam satu visi: pemasaran yang adil, mandiri, dan berdaulat.
Pelantikan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat,
bukan pelengkap, tetapi penggerak.
Kepengurusan Resmi yang Dikukuhkan
Dengan struktur organisasi yang solid dan profesional, PUSKONERA Sulut kini dipimpin oleh figur-figur berintegritas:
- Ketua Pengawas: Dr. (C) Joudie Posumah, S.Kom., S.Pd., M.Pd
- Ketua Umum: Ceilly Tumimomor, S.Th
- Sekretaris Umum: Stevi Ticoalu
- Bendahara Umum: Silvana Tombokan, SE
- Ketua Panitia Pelantikan: Jeane E. Wowor, S.Pd., MM
Pelantikan ini juga disaksikan oleh jajaran pembina dan mitra strategis, menandai sinergi antara koperasi, pemerintah, dan masyarakat.
Dari Mapalus ke Pasar Nasional
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menegaskan bahwa koperasi harus dikelola profesional, transparan, dan adaptif, menjawab tantangan zaman,
menembus pasar, dan memberi nilai tambah nyata bagi anggota.
“Koperasi adalah kekuatan jika dikelola dengan kejujuran dan visi bersama,”
menjadi pesan yang menggema di ruang Mapalus hari itu.
Hari ini, Sulawesi Utara tidak sekadar melantik pengurus, Sulut mengukuhkan arah, Dari Mapalus, PUSKONERA Sulut melangkah, menyatukan produksi,
menguatkan pemasaran, dan mengembalikan ekonomi ke tangan rakyat..(Oby)





























